KEAJAIBAN ISTIGHFAR
- ..
BismillahirRahmaanirRahim
Ketika aku berusia 30 tahun, aku diuji dengan
cobaan yang berat. Suamiku meninggal dan ia meninggalkan aku beserta lima orang
anak, laki-laki dan perempuan, yang masih kecil-kecil. Semasa hidup, suamiku
sepenuhnya adalah tulang punggung nafkah keluarga. Sedangkan aku adalah ibu
rumah tangga, tugas utamaku sebagai istri yang berbakti dan ibu rumah tangga
bagi anak-anak kami.
Meskipun penghasilan suamiku tidak banyak,
tapi cukup untuk hidup sehari-hari kami sekeluarga. Hidup kamipun terasa begitu
bahagia.
Sampai hari naas itu tiba. Suamiku pergi
menghadap Sang Pencipta, semuanya begitu mendadak dan mengagetkan kami. Sungguh
kondisi keluarga kami jadi berubah 180 derajat, dunia serta merta menjadi gelap
gulita di mataku. Akupun hampir tak henti menangis sejak saat itu.
Sampai-sampai mataku ini sungguh terasa berat.
Aku terus meratapi nasibku yang terasa begitu
buruk dan berat. Yang terberat tentu saja adalah beban hidup keluargaku yang
tidak ringan, kondisi keuangan semakin tipis, sementara pemasukan sudah tidak
ada lagi. Hanya ada sedikit harta yang ditinggalkan Bapak.
Akupun berusaha sehemat mungkin dalam
menggunakannya. Mungkin kelemahan antisipasi dan kekurang siapan terhadap
kondisi tak terduga seperti inilah yang membuatku begitu berat. Sampai-sampai
aku lupa bahwa penjamin rezekiku dan anak-anakku bukanlah suami, orang tua atau
siapapun. Melainkan justru hanya Allah semata.
Suatu hari, saat berada di kamar, aku
mendengarkan siaran radio Idza’atul Qur’an Al-Karim. Dimana ada seorang Syaikh
yang membawakan sebuah hadits (yang artinya):
“Barangsiapa tak henti beristighfar, niscaya
Allah akan mengadakan baginya untuk setiap himpitan hidup solusi dan jalan
keluar, untuk setiap kepedihan perlepasan dan kebebasan, serta memberinya rezeki
secara tidak diduga-duga” (HR. Abu Dawud dan Ibnu Majah dari Ibnu Abbas ra.).
Demi Allah setelah mendengar hadits tersebut
dibacakan, semangat hidupku jadi bangkit kembali, dan pengharapan kepada
keluasan rahmat Allah pun muncul kembali dan bahkan menguat kembali. Dan aku
berazam sejak saat itu untuk mengamalkan hadis tersebut dengan penuh keyakinan.
Maka akupun mulai melafalkan istighfar kepada
Allah, sekuat-kuatnya, dan sebanyak-banyaknya, hampir tanpa putus. Aku ajari
pula anak-anakku untuk melakukan amalan yang sama, istighfar!
Berbulan-bulan kami terus menerus
melakukannya, rutin, terus melafadzkan setiap hari dengan penuh pengharapan,
kami menjaga asa kami agar tidak putus. Kami bahkan telah menikmatinya. Dan
saat istighfar kami itu genap 6 bulan, alhamdulillah, keajaiban itupun datang.
Tepat seperti kata hadits diatas : ..
"Secara tidak disangka-sangka dan tidak diduga-duga sama sekali."
Ya, tiba-tiba kami menerima berita tentang
adanya sebuah proyek perencanaan dan pengembangan pembangunan, yang sebagiannya
meliputi dan mengambil tanah milik kami, yang sudah lama sekali tak terurus dan
tidak termanfaatkan, karena lokasinya yang tidak strategis. Singkatnya, kamipun
mendapatkan ganti untung yang cukup besar bagi kami saat itu. Allahu Akbar!
Sungguh samudera rahmat dan rahasia hikmah
Allah memang benar-benar tidak ada yang bisa menyelaminya. Puji dan syukur kami
kepada-Mu ya Allah. Juga ampunilah segala kelemahan, dan dosa-dosa kami.
Kehidupan keluarga kamipun perlahan tapi pasti
berubah. Keceriaan kembali menghiasi hari-hari kami. Kesedihanku sirna, karena
tergantikan oleh kebahagiaan yang tiada terkira. Khususnya oleh perkembangan
semua anakku, yang tidak sekadar baik. Melainkan baik sekali dan sangat
membanggakan. Karena disamping tumbuh sehat dan berakhlak mulia, merekapun
berprestasi gemilang dalam pendidikan. Diantara mereka ada yang meraih ranking
1 dalam prestasi belajarnya untuk tingkat propinsi. Ada yang hafidz Al-Qur’an
30 juz. Dan begitu seterusnya.
---------
---------
Jika Allah sudah berkehendak maka tidak ada
yang tidak mungkin. Sesuai dengan Hadis Rasulullah bahwa jika Allah sudah
berkenan menolong, datangnya pertolongan-Nya seringkali diluar dugaan atau tak
terbayangkan sebelumnya. Kiranya kita dapat mengambil pelajaran dari sini dan
ikut melazimkan istighfar dalam kehidupan sehari-hari. Jikalau kita sedang
menghadapi masalah yang berat, mudah-mudahan Allah berkenan mengangkat masalah
pelik yang sedang kita alami.
Wallahu a'lam bishshawab,
Mari Kita tingkatkan DZIKIR kita …