Artikel Utama
- ..
Let's
Begin The Journey With 99 Way to Final Destinations
Teringat akan 99 nama Allah yang slalu memberikan berkah di setiap
nafas yang kita hirup, memberikan tempat yang indah untuk singgah sejenak dan
mencari bekal untuk kembali padanya. Dialah sang Maha Kuasa, Maha Penyayang,
Maha Adil atas semua makhluk ciptaannya. Dunia yang fana ini tidaklah kekal,
maka dari itu kita diwajibkan untuk selalu mengingat akan kematian. Manusia
diciptakan dalam bentuk yang sebaik-baiknya, tergantung bagaimana kita
menyikapi dunia yang hanya sementara ini. Akankah kita kembali kepadaNya
seperti saat pertama kita diciptakan atau mungkin dalam keadaan yang
seburuk-buruknya? Naudzubillah..
Ketika kita berbicara tentang tujuan akhir dari hidup kita, tentu
semua umat islam ingin berakhir dengan baik (khusnul khotimah). Memang sulit
untuk berakhir baik dan menunjukkan cinta kepada Allah Tuhan semesta alam,
bahkan terkadang karna tipu daya syetan kita lalai mengingatNya. Tapi disinilah
Allah akan melihat bagaimana perjuangan kita dalam mencari ridhoNya. Ia akan
melihat siapa saja hambanya yang benar-benar mencintaiNya.
Dengan
beribadah, sabar dan terus berdoa adalah kunci uatama dalam meraih ridhoNya.
Seperti firmanya dalam surat (QS. Al Baqarah: 45)
وَاسْتَعِينُوا بِالصَّبْرِ
وَالصَّلَاةِ
"Mintalah pertolongan dengan sabar dan sholat"
Allah
senang dengan hambanya yang selalu meminta, yang selalu berdoa, selalu
mengingatnya dimanapun dengan cara apapaun. kita bisa memulai dari hal yang
sederhana seperti berdzikir, beristighfar, hal itu bisa dilakukan dimana saja.
Dalam perjalanan, di kendaraan, bahkan di tempat yang ramai pun kita bisa
melakukannya, tapi tentu dengan maksud beribadah kepada Allah dan bukan mencari
perhatian dari umat lain.
Kebanyakan dari manusia beribadah hanya karena ingin dilihat,
hanya ingin dipuji ke shalehannya. Sungguhlah rugi orang tersebut, ia hanya
mementingkan pujian dari sesama manusia di bandingkan dengan ridho sang kholik.
Pujian dari sesama manusia memanglah akan membuat kita merasa bangga tapi pada
dasarnya pujian itu membuat kita lupa pada hakekat beribadah yang sebenarnya.
Seperti judul diatas “let's begin the journey with 99 way to final
destinations” salah satu caranya dengan selalu mengingat akan kuasa Allah.
Mengingat 99 nama yang dengan segala semua kuasanya telah memberikan kita
kehidupan dengan sangat sempurna.
Tidak ada kata terlambat untuk memperbaiki diri, asalkan dengan
niat yang sungguh-sungguh insyaallah jalan menuju ridho-Nya semakin dekat.
Biasakan diri kita untuk beribadah hanya karna Allah semata, hanya
karena kita ingin mencari ridhoNya. Karena dengan ridhoNya lah yang menentukan
tujuan akhir dari kehidupan kita.